Powered by Blogger.
RSS


Aku akan berkata jujur, buku ini adalah buku pertama yang berhasil mencampur adukkan perasaanku seolah aku benar-benar mengalami apa yang sedang dialami oleh para tokoh utamanya. Buku ini juga sukses membuatku menangis sesenggukan dan merasa sedih bukan main bahkan setelah selesai membacanya.

Ada yang bilang buku ini masuk ke dalam genre science fiction, namun ada pula yang merasa buku ini lebih dekat dengan genre realistic fiction karena potensinya untuk benar-benar terjadi di kehidupan nyata. Tidak penting mana yang benar, yang jelas aku sangat mengapresiasi karya Jodi Picoult yang satu ini.

Anna Fitzgerald dilahirkan dengan tujuan utama untuk menyelamatkan Kate, kakak perempuannya yang menderita leukimia. Oleh karena itu, di usianya yang baru menginjak 13 tahun dia sudah mengalami berkali-kali operasi dan transfusi, sampai akhirnya sang ibu meminta dia memberikan ginjalnya untuk Kate. Saat itulah Anna membuat keputusan yang memecah belah keluarganya, dia akan menggugat keluarganya dengan bantuan seorang pengacara agar dia bisa memperolah hak atas tubuhnya sendiri. Tentu saja sang ibu- yang memang terkesan rela memberikan segalanya untuk Kate mengutuk habis-habisan perbuatan Anna dan berusaha untuk membatalkan niat putrinya itu.

Akhir ceritanya sungguh tidak terduga, yaitu berakhir dengan... Well sepertinya lebih baik aku tidak mengatakannya disini karena akan mengurangi sensasi kejutannya. Menurutku, tidak akan ada akhir yang mudah bagi Anna dan Kate sejak awal. Jadi pilihan Jodi Picoult sebagai ending kali ini menurutku adalah yang paling sempurna sekaligus brilian. Namun memang terkesan sangat tragis sehingga aku tidak mampu membendung emosi dan air mataku.

Secara keseluruhan, buku ini lebih dari sekedar wajib baca! Dengan menggunakan 6 tokoh secara bergantian sebagai pencerita- Anna, Sara (sang ibu), Brian (sang Ayah), Jesse (kakak laki-laki Anna dan kate), Campbell (pengacara Anna) dan Julia (pendamping Anna), Jodi Picoult berhasil membuat pembacanya memahami emosi dari masing-masing tokoh dan bagaimana mereka melihat suatu masalah dengan sudut pandang berbeda satu sama lain.
Kesimpulan yang aku ambil setelah menyelesaikan buku ini adalah tidak ada pilihan yang mudah, terlebih saat melibatkan dua pihak yang sama-sama kita sayangi. Ada kalanya kita melakukan hal yang menurut kita benar, tapi justru berakhir sangat salah. Namun itu masih lebih baik dibanding bila kita memilih untuk tidak melakukan apa-apa, karena itu berarti kita tidak peduli pada mereka.

This is totally a five star!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

2 comments:

Fitri Rachma Ghozali said...

penasaran sama buku ini say...baru baca sinopsis nya udah terharu...bagus pastinya yaa??/

Dini Rosita Sari said...

BAGUS BANGET!! Cepetan cari di Gramedia, sudah ditranslate ke bahasa Indonesia kok. Kuncinya cuma satu, bener-bener baca dari awal sampai akhir, jangan ngintip bagian akhirnya. Karena endingnya bener-bener tak terduga.

Post a Comment