Powered by Blogger.
RSS
Showing posts with label chicklit. Show all posts
Showing posts with label chicklit. Show all posts



"Every little piece of our relationship had been pulled apart and discarded, as though they'd never fitted together in the first place."- Izzy Keegan.

Buku ini merupakan sebuah hadiah dari seorang teman di Inggris. Dia bilang saat dia membaca buku tersebut, dia langsung teringat padaku, mungkin karena kisah tokoh utamanya yang hampir mirip dengan kisahku. Maka dikirimkannya buku tersebut melalui jasa pos. Izzy Keegan adalah seorang gadis muda di akhir 20 tahunan yang baru saja dikhianati oleh kekasihnya, Cian. Patah hati, rasa sakit karena dikhianati serta rasa benci seolah-oleh menjadi mimpi buruk yang menghantui hari-harinya sejak saat itu.

Dengan dibantu oleh dua sahabat yang sekaligus teman satu apartemennya, Kileen and Susie, Izzy berusaha bangkit dari kenangan pahitnya tersebut. Dia pun mulai mempraktikan beberapa cara dengan maksud untuk mendapatkan Cian kembali ke sisinya. Diakhir cerita, Izzy banyak mengalami hal diluar dugaan termasuk permintaan Cian untuk kembali kepadanya dan awal mula kisah cinta yang terjalin antara dia dengan sahabat baiknya sendiri, Gavin.

Buku ini sangat ringan untuk dibaca, cocok buat kamu yang ingin sekedar bersantai dan menghabiskan liburanmu. Pemakaian bahasa Inggrisnya pun tidak rumit, terlebih lagi banyak ekspresi yang sering kita temui dalam penggunaan sehari-hari. Kisah yang dialami oleh pemeran utamanya memang terbilang sangat klise, umum terjadi pada anak muda jaman sekarang. Tidak ada hal yang bisa menjadikan buku ini istimewa ataupun memberi greget tersendiri setelah selesai membacanya. Namun, ada beberapa kejadian yang dialami beberapa tokoh di buku tersebut yang berhasil menyelamatkannya dari kesan terlalu biasa, salah satunya adalah saat Izzy mengira dirinya hamil sehingga membuatnya menolak cinta Gavin.

Buku ini juga menyajikan kisah persahabatan yang sangat kental, dimana mereka saling mendukung satu sama lain, lengkap dengan konflik yang muncul. Secara keseluruhan, buku ini termasuk chicklit yang akan aku baca lebih dari 3 kali. Good job, Amy Huberman!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS


"I'm worried that I'm very shallow, to get over him so quickly. Last week, even two days ago, I was still devastated and now I feel OK. I miss him, but I don't feel like my heart is breaking."- Gemma.

"I'm gonna have to meet him some time. I can't be sneaking around scared of bumping into him. It's time."- Jojo.

"As soon as I saw you I knew it was you."- Lily.

Satu pertanyaan untuk mengawali post ini, 'mengapa aku mengambil 3 quotes sekaligus hanya untuk mempresentasikan 1 buku?' Jawabannya adalah karena buku yang ditulis oleh Marian Keyes ini memang menceritakan kisah tiga wanita berbeda dengan cerita yang berbeda pula. Namun, ketiganya masih mempunyai korelasi dalam beberapa unsur cerita secara keseluruhan yang menjadikan buku ini unik dan menarik.

Gemma, seorang event organizer yang sedang berperang dengan kekecewaan terhadap sahabatnya, Lily, yang menurutnya telah mencuri kekasihnya, Anton. Keadaan semakin diperburuk dengan keputusan ayahnya untuk meninggalkan ibunya untuk menikah dengan seorang wanita yang jauh lebih muda. Ditengah konflik yang dihadapainya, Gemma menuangkan setiap emosi melalui email kepada seorang teman yang pada akhirnya mengirimkan email-email tersebut pada penerbit tanpa sepengetahuannya.

Jojo, adalah seorang literary agent yang menaungi Lily (dan pada akhirnya menaungi Gemma juga) yang mempunyai affair dengan bosnya yang sudah berkeluarga. Meskipun dia memiliki prestasi yang cukup baik di perusahaan dimana dia bekerja, tampaknya pihak perusahaan tidak mau mengangkatnya ke posisi yang sudah diinginkannya sekian lama. Di akhir cerita Jojo memilih keluar dari perusahaan tersebut, dan dengan resiko yang tinggi memutuskan untuk mendirikan perusahaan sendiri.

Lily, dulu adalah sahabat Gemma sebelum dia jatuh cinta dan akhirnya menikah dengan Anton. Dia telah berhasil menulis satu buku yang menjadi best seller dan menerima uang yang cukup banyak. Namun karena kecerobohan suaminya, keadaan financial yang semula terlihat akan lebih dari cukup, justru tidak berjalan seperti yang mereka harapkan. Hal ini membuat hubungan keduanya mengalami keretakan.

Marian Keyes telas sukses membuat sesuatu yang unik namun sangat menarik untuk diikuti melalui buku ini. Cara dia mendeskripsikan setiap emosi melalui tiga tokoh yang berbeda sungguh adalah ide yang brilian. Oleh karena itu, meskipun buku ini bisa dibilang sangat panjang (648 halaman) namun aku tetap membaca hampir setiap baris yang ada dengan antusiasme yang sedikitpun tidak berkurang seiring banyaknya halaman yang aku balik.

Aku tidak tahu apa buku ini mempunyai versi Bahasa Indonesia, tapi yang jelas buat kamu yang sedang belajar Bahasa Inggris, buku ini akan sangat banyak membantumu memahami tradisi dan budaya dimana Bahasa Inggris digunakan. It's definitely one of those excellent purchase of mine!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS