Para penggemar Dee pasti puas dengan karyanya yang satu ini. Madre merupakan kumpulan cerita fiksi dan prosa pendek yang ditulis oleh Dee dalam lima tahun terakhir. Dee mengusung berbagai macam tema yang bahkan tidak memiliki benang merah satu dengan yang lain dan menjadikannya suatu kesatuan dalam buku berjudul Madre ini.
Meskipun aku kurang bisa menikmati beberapa prosa pendeknya, karena memang aku tidak terlalu menyukai hasil tulisan semacam itu, namun dua kisah fiksi yang salah satunya bahkan mendominasi isi separoh buku tersebut berhasil membuatku jatuh cinta. Kisah tentang perjuangan beberapa orang untuk membawa toko roti tua kembali ke masa emasnya merupakan kisah yang unik. Kalau dilihat dari temanya memang kisah ini terkesan terlalu biasa, namun Dee sukses menyulapnya menjadi kisah yang cantik dan menarik. Tapi, menurutku juaranya adalah Menunggu Layang-Layang. Fiksi pendek yang satu ini menyuguhkan kisah cinta yang tersamarkan oleh persahabatan. Memang klise, tapi lagi-lagi aku terpesona dengan cara Dee menuangkannya dalam bentuk tulisan, atau mungkin karena aku memang sangat menikmati cerita-cerita bergenre tersebut. Bagi yang suka sastra, silahkan segera mengambil bukunya di rak buku di toko terdekat. Jangan lupa bayar di kasir dulu sebelum membaca ya!








